Adil itu belum tentu sama rata

Jumlah penduduk bumi kian hari kian padat, banyak terjadi kelahiran kembar. Di tahun dimana anak perempuan saya lahir, di tahun itu pula banyak kelahiran bayi dengan jenis kelamin wanita. Di antara empat kali kelahiran yang saya alami, tiga di antaranya adalah kelahiran anak perempuan dan dengan seorang laki-laki yang akhirnya berpulang saat masih bayi.
Melihat di sekitar saya juga banyak terlihat jumlah perempuan lebih banyak. Kenapa ya??

Dari beberapa refernsi yang saya baca, jumlah wanita saat ini empat kali lebih banyak dari laki-laki. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor. Di antara nya menyatakan balita wanita lebih tahan melawan bakteri dan penyakit daripada balita laki-laki. Maka dari itu lebih banyak balita laki-laki meninggal daripada balita wanita.

Selain itu juga pola hidup pria lebih beresiko daripada wanita, terdapat aspek kematian yang lebih besar pada pria dengan kebiasaan merokok, sebagian penyakit, musibah dan juga peperangan. Sehingga ini juga membuat jumlah pria lebih sedikit daripada wanita.

Dari statistik, dikatakan saat ini di kota New York aja terdapat sekitar satu juta wanita lebih banyak daripada pria. Di Amerika serikat terdapat tujuh juta wanita lebih banyak daripada pria. Di Jerman terdapat lima juta wanita lebih banyak daripada pria. Di Inggris terdapat empat juta wanita lebih banyak daripada pria. Di Russia terdapat sembilan juta wanita lebih banyak daripada pria. Dan entah berapa banyak wanita dibandingkan pria di negara lain.
Dan jika dilihat dalam Islam, hal ini telah diatur oleh Allah dalam Surat An Nisa: 3  yang artinya nikahilah wanita – wanita yang kalian senangi; 2, 3 ataupun 4. bila kalian tidak dapat berlaku adil, hingga nikahilah satu orang aja.
Jadi dalam Islam, seorang pria hanya boleh menikahi satu orang bila tidak dapat berlaku adil. Namun bila dapat berlaku adil diperbolehkan maksimal 4.
Dan ditambahkan dalam An Nisa : 129, bahwa jika kalian sekali – kali tidak hendak mampu berlaku adil di antara isteri – isteri (mu) , meski kalian amat mau berbuat demikian, karna itu janganlah kalian sangat condong (kepada yang kalian cintai). Jadi banyak orang yang salah mengerti kalau islam mengharuskan mempunyai 4 istri. Tidak. Tidak harus mempunyai 4 istri, itu merupakan opsional, itu mubah.

Sungguh pertanyaan yang tidak mudah dijawab oleh seorang wanita, jika ditanya siapkah dia berpoligami? Antara ketaatan dan kesiapan. Keputusan berpoligami atau tidak, haruslah diambil dengan ilmu agama yang kuat, ketaatan terhadap Rasul dan bukan hanya mengikuti hawa nafsu belaka.

BACA JUGA  Gagal jadi Karyawan Beneran

Sementara itu ditinjau dari pandangan istri kedua yang resmi dinikahi, seseorang perempuan senantiasa menemukan kehormatan, hak dan juga segalanya daripada dia jadi pendamping ikatan yang tidak resmi , tidak terdapat kehormatan, tidak terdapat hak. Jadi di sini, Islam mempunyai solusi baik  atas kasus sosial ini.

Jadi seseorang muslim yang menikahi lebih dari satu perempuan tidaklah perbuatan amoral bila dia dapat berlaku adil dan juga ini merupakan solusi dari Allah yang telah mengetahui segala yang akan terjadi di muka bumi ini. Tugas kita hanya bertakwa kepadaNya, beribadah sesuai tuntunan ajaran RasulNya dengan sebaik-baiknya ketakwaan kita.

#KETIKBatch1
#WritingChallenge
YosicaFe

Saya Yosica Ferinda, ibu dari 3 putri yang shalihah dan 1 putra yang menanti di pintu surga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.