Category Archives: Family & Parenting

Bye Mata Kering….#InstoDryEyes

Libur telah usai. Hari senin lalu, anak-anak kembali sekolah. Akan kembali bertemu teman-teman dan gurunya. Kembali belajar di kelas yang baru juga karena sudah kenaikan kelas.

Tiga hari ini anak-anak sudah masuk sekolah lagi setelah liburan panjang ajaran baru. Okeee back to the real life hahahha…

Share

Alhamdulillah Nenek Pulang

Sudah sepuluh hari Nenek menunaikan ibadah umroh, tiba saatnya hari ini kepulangan beliau. Anak cucunya begitu bersemangat menyambut kepulangan beliau. Senja itu, bandara tak seperti biasanya. Para penjemput begitu banyak memadati area di depan pintu keluar kedatangan.

Share

Adil itu belum tentu sama rata

Jumlah penduduk bumi kian hari kian padat, banyak terjadi kelahiran kembar. Di tahun dimana anak perempuan saya lahir, di tahun itu pula banyak kelahiran bayi dengan jenis kelamin wanita. Di antara empat kali kelahiran yang saya alami, tiga di antaranya adalah kelahiran anak perempuan dan dengan seorang laki-laki yang akhirnya berpulang saat masih bayi.
Melihat di sekitar saya juga banyak terlihat jumlah perempuan lebih banyak. Kenapa ya??
Share

UANG, lagi-lagi UANG

 

Sudah hampir 5 tahun Andara meninggalkan saudaranya di kota kelahirannya demi mengabdi dan mengikuti suaminya ke luar pulau. Sebagai saudara kembar, Andara dan Andini hampir tak pernah terpisah jauh. Namun begitu, komunikasi keduanya tetap terjalin dengan baik. Alhamdulillah Andara yang seorang ibu rumah tangga dikaruniai 3 orang putri, hidup bahagia dan berkecukupan. Berbeda dengan Andini yang punya jiwa bisnis dan kemampuan melobi juga sangat baik. Hingga suatu saat, Andini mengalami kebangkrutan karena salah perhitungan ketika harus berbisnis dengan bantuan kredit tanpa agunan dan menggunakan katu kredit.

Share

Ketika Sang Remaja Jatuh Cinta

 “Anak-anak tidak pandai mendengarkan orangtua mereka, tapi mereka tidak pernah gagal dalam meniru orangtua mereka.” by UNICEF.

Hidup di jaman sekarang, bisa jadi jaman yang musti lebih banyak berhati-hati. Jaman yang semuanya serba terbuka atas nama hak kemanusiaan. Siap atau tidak generasi penerus kita sekarang-lah yang akan menghadapinya. Sudahkah kita membekali anak-anak kita dengan pondasi yang kuat? ataukah kita hanya mengikuti arus kehidupan dan lupa mempersiapkan bekal masa depan mereka?

Share