Bye Mata Kering….#InstoDryEyes

Libur telah usai. Hari senin lalu, anak-anak kembali sekolah. Akan kembali bertemu teman-teman dan gurunya. Kembali belajar di kelas yang baru juga karena sudah kenaikan kelas.

Tiga hari ini anak-anak sudah masuk sekolah lagi setelah liburan panjang ajaran baru. Okeee back to the real life hahahha…

“Mya duluan hari ini Maaa…” Amy dengan wajah merengut karena disuruh mandi duluan.

“Loh kan kemarin sudah Mya, sekarang Amy duluan yang mandi…” sambil tarik handuk dan langsung masuk kamar mandi.

Yaaaahhh…begitulah kehebohan tiap pagi yang bikin rumah jadi meriah.

Memiliki anak usia sekolah, pastinya membuat para emaks rempong di pagi hari. Tak terkecuali aku.

Setiap pagi aku biasanya lebih suka pakai motor untuk mereka ke sekolah. Selain lebih bisa nyelip di antara kendaraan lain, juga lebih cepat sampai di sekolah. Kebetulan sekolah mereka berdekatan, jadi aku lebih bisa menghemat waktu.

Beberapa waktu ini di Balikpapan, cuacanya cerah sekali. Bahkan matahari tampak over membagikan kehangatannya. Panas dan debu beterbangan ditambah angin yang terkadang berhembus kencang makin membawa debu kian tinggi.

Asap kendaraan yang padat sudah tak bisa dihindari lagi. Ditambah lagi debu dan asap rokok pengendara yang seakan tak punya tempat sendiri untuk merokok tanpa membuat orang di sekitarnya jadi perokok pasif.

Sekembali dari mengantar anak-anak, aku kembali pada rutinitas kantor. Setiap pagi selalu aku sempatkan mengecek kembali berkas di kantor. Mulai dari berkas order, pengiriman barang dan laporan keuangan.

Meski memiliki staf, namun pengawasan atasan tetap perlu untuk memastikan semua pekerjaan berjalan sesuai prosedur. Untungnya sekarang semua serba digital, sudah pakai PC yang terintegrasi ke handphone.

BACA JUGA  ASUS Vivo Book Ultra A412 Bikin Hari Lebih Berwarna

Jika aku sedang tidak bisa ke kantor, aku cukup memonitor dari hp ku. Dan benar sekali, aktifitasku banyak menghadapi tantangan radiasi dari layar komputer dan handphone.

Tak jarang saking konsentrasinya di depan layar komputer atau saat menggunakan handphone membuat mata lelah, terasa sepet, pegel dan perih. Dan tangan ini auto kucek mata, sehingga kadang mataku mengalami mata perih.

Siang itu, aku tak kuat lagi. Mata ini terasa makin kering. Dan aku putuskan untuk berjalan ke apotik di seberang kantor.

Saat hendak membeli obat sakit mata, kuceritakan keluhan ini pada mbak penjaga di apotik. Ternyata dia bilang, mataku mengalami gelaja mata kering, kemudian dia menyarankan untuk menggunakan Insto Dry Eyes

” Insto yang ini mbak, semacam pelumas mata seperti air mata agar mata tidak kering.”

“Naaahh….Insto Dry Eyes ini juga mengandung zat aktif  yang efektif mengatasi gejala mata kering.” si mbaknya menjelaskan dengan gamblang.

Aku hanya mengangguk dan melihat komposisi pada kemasannya.

Segera kubuka Insto Dry Eyes,  kemasan yang mungil 7,5ml ini pas banget buat sediaan dalam tas emak-emak kayak aku hehehhe.

“Nanti tinggal diteteskan aja pada mata yang sakit mbak…1 sampai 2 tetes pada mata yang sakit 3 kali sehari ya” si mbak menjelaskan cara pakainya juga.

Lalu aku teteskan pada mata dan sisanya aku simpan dalam tas untuk sediaan jika nanti mataku kembali terasa kering. Alhamdulillah sekarang udah menemukan solusinya.

Sekarang aku gak perlu khawatir lagi jika harus bekerja lama di depan komputer atau memonitor pekerjaan melalui handphone, karena sudah ada solusi untuk mata keringku.

Bye Mata Kering, Insto Dry Eyes solusinya.

YosicaFe

Saya Yosica Ferinda, ibu dari 3 putri yang shalihah dan 1 putra yang menanti di pintu surga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.