Jangan Panik Saat Anak Batuk Pilek dan Demam

Tak satupun orang tua yang akan tenang jika sang buah hati mulai menampakkan hal yang tidak sewajarnya. Sama seperti saat sang buah hati mengalami batuk pilek. Meski banyak yang menganggap ini hal yang wajar terjadi. Namun, menjadi tidak biasa jika disertai demam yang berlangsung selama lebih dari 3 hari. Biasanya jarak waktu ini yang menjadi standart orang tua untuk membawa anaknya ke dokter atau tenaga medis lainnya. Di tiga hari inilah dokter biasanya akan mendiagnosa penyebab sakitnya dan menentukan tindakan pengobatannya.

Kondisi seperti ini menyebabkan terganggunya kualitas tidur dan mengganggu aktifitas anak dan orang tuanya. Batuk pilek atau yang biasa disebut batpil ini ada baiknya kita kenali dulu penyebabnya, tentunya ini yang akan pertolongan pertama apa yang akan kita berikan pada anak. Batuk ini sendiri adalah refleks dari tubuh kita untuk melindungi diri dan mebersihkan saluran udara dari setiap iritasi, lendir atau benda asing lain. Jika kita perhatikan, batuk ini ada yang disertai dahak atau lendir, namun ada pula yang tanpa disertai dahak yang biasa kita sebut batuk kering.

Penyebab batuk pada anak yang paling banyak ditularkan oleh virus, batuk ini bisa kita amati pada siang hari dan biasanya akan berkurang saat anak tidur. Meski tak jarang juga disebabkan oleh alergi. Jika kita sudah paham dengan alergi apakah anak kita, maka tindakan pertama yang harus dihindarkan adalah pemicu alerginya. Kita juga harus perhatikan lingkungan sekitar anak, apakah ada pemicu lain? Misalnya adanya perokok, adanya orang yang memiliki penyakit batuk menular. Ataukah anak kita punya riwayat sakit asma.

Adakalanya batuk berdahak, disertai pilek hingga menimbulkan demam. Beberapa ahli berpendapat demam adalah salah satu tanda adanya infeksi dalam tubuh. Maka itu, demam ini harus diatasi terlebih dulu. Kita bisa memberikan obat penurun panas dengan dosis yang tepat, dokter biasanya menyarankan setiap empat jam sekali. Bisa juga menambahkan kompres air hangat dan air ingin biasa (bukan es) secara bergantian.

BACA JUGA  Ketika Sang Remaja Jatuh Cinta

Satu lagi yang penting saat anak kita demam adalah berikan pakaian yang tipis dan menyerap keringat. Pakaian yang tebal akan menambah suhu tubuhnya semakin naik, dan hal ini bisa memicu kejang demam. Memperbanyak minum air putih juga dikatakan bisa membantu menurunkan suhu tubuh, jika anak masih menyusu bisa diberikan ASI yang lebih sering.

Mengenali penyebab, gejala, dan mengetahui pertolongan pertama pada sakit yang dialami anak-anak kita adalah hal wajib orangtua. Di saat semua pertolongan pertama kita lakukan tidak menunjukkan kondisi anak kita membaik, segera datangi dokter langganan kita atau ke pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Semoga keluarga kita selalu diberikan kesehatan sehingga bisa menikmati kebahagiaan bersama….aamiin…

 

 

YosicaFe

Saya Yosica Ferinda, ibu dari 3 putri yang shalihah dan 1 putra yang menanti di pintu surga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.